Pengabdian Masyarakat UPN ‘Veteran’: Peningkatan Kapasitas Digital Marketing dalam Ekowisata Mangrove

Pengabdian Masyarakat UPN 'Veteran' Peningkatan Kapasitas Digital Marketing dalam Ekowisata Mangrove

Ketika Sri Sultan HB X menetapkan Pintu Gerbang DIY menghadap Samudera Hindia dan Mamayu Hayuning Bawono sebagai tekad pembangunan di DIY, pantai selatan DIY seharusnya menjadi etalase yang indah, nyaman, dan harmonis bagi kehidupan ekosistem yang terjaga kelestariannya. Namun, kenyataannya gelombang samudera menyebabkan abrasi pantai selatan dan kehidupan masyarakat pesisir pantai belum mencapai sejahtera.

Tim Pengabdian Masyarakat UPN “Veteran” yang terdiri dari Dr Johan Danu Prasetya, S.Kel, M.Si; Dr Purbudi Wahyuni, MM; Dra. Istiana Rahatmawati, M.Si; dan Tiara Sarastika S.Si, M.Sc berusaha mewujudkan visi Jogja Istimewa dengan kearifan lokalnya. Lokasi pengabdian berada di Pantai Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, yang merupakan wilayah terujung barat Provinsi DIY.

baca Juga : Senopati Fishing Club : Mancing Bareng Berhadiah 2 buah Motor (26 November 2023)

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penelitian dan pengabdian sebelumnya dengan dana hibah dari LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta, seperti penelitian tentang Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove di Kulonprogo dengan Menggunakan Analitycal Hierarchy Process pada tahun 2018, Peningkatan Keberdayaan pada Kelompok Pelestari Ekosistem Mangrove Wanatirta Melalui Ekowisata Mangrove di Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2022, dan Peningkatan Kapasitas Pengelola Ekowisata Mangrove Berbasis Teknologi Komunikasi pada Kelompok Pelestari Ekosistem Mangrove Wana Tirta Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo tahun ini 2023.

UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai kampus Bela Negara berkomitmen untuk mendharma bhaktikan ilmu pengetahuan dengan hati tulus suci bagi pembangunan Indonesia. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, terutama dari lautan, belum terkelola dengan baik dan optimal. Energi terbarukan seperti gelombang, surya, dan angin, transportasi, serta pertahanan keamanan masih menjadi tantangan. Mayoritas penduduk miskin Indonesia adalah nelayan yang hidup di pantai pinggir laut, membuat upaya pelestarian mangrove menjadi sangat penting.

Tim Pengabdian LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta telah mendampingi kelompok masyarakat Wana Tirta pelestari Mangrove Pasir Mendit sejak tahun 2018, menjadikan Pasir Mendit sebagai laboratorium alam Teknik Lingkungan FTM UPN “Veteran” Yogyakarta. Salah satu upaya untuk menahan gelombang laut yang menyebabkan abrasi adalah dengan penanaman mangrove. Mangrove memiliki banyak fungsi ekologis dan ekonomis, termasuk sebagai tempat pemijahan, asuhan, dan mencari makan bagi organisme air.

Pengabdian masyarakat kali ini difokuskan pada peningkatan kapasitas sumberdaya manusia melalui pembelajaran penggunaan digital marketing dalam pengelolaan ekowisata mangrove. Tim telah memberikan pelatihan pemanfaatan media sosial dan digital marketing, memberikan perangkat, dan membuat situs web untuk operasional digital marketing. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelestari mangrove, meningkatkan perekonomian daerah, dan membuat Ekowisata Mangrove Pasir Mendit menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

baca juga : Mahasiswa UMBY Kelompok 26 Mengadakan Kegiatan Psikoedukasi untuk Mencegah Stunting Melalui Asupan Gizi Anak

Meskipun perkembangan di Pasir Mendit terus berlanjut, masih banyak tantangan yang harus diatasi, seperti minimnya sarana pendukung wisata dan tambak udang yang berkembang di kawasan pantai. UPN “Veteran” berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan konservasi dan ekowisata mangrove di Pasir Mendit, dengan fokus pada penguatan lembaga dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola wisata. Melalui kolaborasi dengan instansi dan lembaga yang peduli terhadap Jogja Istimewa, UPN “Veteran” berharap dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan di wilayah tersebut.

Sumber : https://tl.upnyk.ac.id/berita/mamayu-hayuning-bawono-upn-jogja-garap-ekowisata-mangrove-di-pantai-selatan

Loading

Leave Your Comment